Makassar-Petirnews.net/ SMPN 10 Makassar mengadakan pembelajaran P5 sebelum memasuki ulangan semester dimana P5 bagian dari kurikulum merdeka yang di rancang oleh kemendikbudristek ‘
P5 merupakan singkatan dari proyek penguatan profil pelajar Pancasila ,kegiatan korikuler berbasis proyek,bertujuan mendorong tercapainya profil pelajar Pancasila yang dirancang untuk menguatkan karakter dan kompetensi siswa sesuai Profil Pancasila di laksanakan secara fleksibel baik dari segi kegiatan,muatan,maupun waktu pelaksanaan yang dirancang terpisah dari pembelajaran intrakurikuler .
Drs Topan Adil MM selaku kepala sekolah menandaskan “P5 di laksanakan selama 3 minggu semua siswa ikut kegiatan tersebut mulai dari kelas 7 ,8,9 tema yang di ambil adalah “Bangun jiwa raga”stop Bulying dan perundungan ,bullying merupakan Tindakan kekerasan atau penindasan yang di lakukan secara phisik atau spikis terhadap seseorang atau sekelompok orang yang lebih lemah bertujuan untuk menyakiti merendahkan atau mendominasi orang lain yang di lakukan secara berulang-ulang.
“ungkap nya kepada wartawan Ketika di wawancarai di ruang kerjanya Kamis 21/11/2024 lalu ia pun menambahkan bahwa untuk mengkampanyekan stop Bullying ,siswa mempratek kan membuat Drama di setiap kelompok dengan judul cerita yang berbeda menggambarkan bagaimana perbuatan perundungan dan Bulying tidak di lakukan dan nanti nya mereka bisa meniru perbuatan yang baik di lingkungan sekolah maupun di rumah nya bahwa adab kesopanan jauh lebih baik daripada membut perbuatan yang merugikan orang lain oleh nya itu P5 mengajarkan tentang imtaq siswa dapat di ukur dengan memiliki akhlak yang baik”itulah harapan saya imbuh kepsek (Ani Hasan)



















