Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaMakassar

Program Percetakan Sawah Baru Di Sulsel Di Targetkan 25 Ribu Hektar

346
×

Program Percetakan Sawah Baru Di Sulsel Di Targetkan 25 Ribu Hektar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Makassar-Petirnews.net/Salah satu program kementrian pertanian yang akan di implementasikan adalah program percetakan sawah baru dimana program tersebut secara nasional 2 juta hektar yang menyebar keseluruh wilayah nusantara “1 juta hektar untuk daerah Papua dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan salah satu upaya yang dapat di lakukan adalah dengan menerapkan kebijakan ekstensifikasi melalui perluasan sawah baru bekerjasama dengan TNI

Untuk Provinsi Sulsel posisi saat ini sudah ada 5.583 hektar program percetakan sawah baru tersebar di 8 kabupaten diantara nya kabupaten Sidrap,Luwu Timur,Luwu Utara,Wajo,Bone,Soppeng , sementara Dinas Pertanian  masih menunggu dari kabupaten lain yang  punya potensi lahan untuk percetakan sawah ,”Ungkap Imran Jausi Kadis Pertanian Sulsel kepada wartawan saat di wawancarai di ruang kerjanya Rabu 13 November 2024 lalu “sebenar nya kita punya target 25 ribu hektar ,dengan melihat potensi yang ada di setiap kabupaten .

Example 300x600

Untuk  mendapatkan  bantuan percetakan sawah persyaratan nya adalah lahan tersebut milik petani kemudian dekat sumber air,kemiringan tanah itu tidak boleh dari 10 derajat dari lereng gunung ,sudah ada data CPCL (calon petani calon lahan )program tersebut  banyak di bantu oleh TNI termasuk  pembukaan lahan   pengadaan alat berat serta tenaga lapangan .percetakan sawah belum lansung ada penanaman hal ini di kerjakan secara bertahap dinas pertanian provinsi sementara melakukan survai dan verifikasi lahan kemudian baru pengusulan  ke pusat untuk mendapat bantuan percetakan sawah  dan kita di bantu  Kampus Unhas dalam mendesain ,imbuhnya .(Ani Hasan)

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *