Enrekang-Petirnews.net/Dalam sebuah video berdurasi singkat yang direkam di kantor DPR-RI Jakarta, H. Puang Tinro, anggota DPR-RI dari Partai Gerindra, menyampaikan pandangannya terkait kondisi ekonomi Kabupaten Enrekang. Ia menyoroti persoalan utang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang membebani kabupaten tersebut.
Puang Tinro menjelaskan bahwa kami dari dapil 3 Sulawesi Selatan, khususnya Enrekang, telah diterima berbagai informasi mengenai kondisi daerah pasca-terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati. Salah satu isu utama adalah utang PEN dengan jumlah mencapai kurang lebih Rp450 miliar.
“Utang ini adalah utang jangka panjang, dan masih menyisakan cicilan selama 6 tahun ke depan dengan total pembayaran yang harus diselesaikan sebesar Rp375 miliar. Hal ini menjadi beban yang cukup berat bagi kabupaten,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan utang tersebut. “Harapan kami adalah tidak lagi menyetujui pinjaman baru untuk Bupati yang masa jabatannya hampir habis, agar tidak menambah beban yang terlalu berat bagi kabupaten di masa mendatang,” tegas Puang Tinro.
Pernyataan ini mencerminkan keprihatinannya terhadap pengelolaan keuangan daerah dan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi Kabupaten Enrekang di tengah tantangan pembangunan yang terus berkembang.(YudiEmas)



















