Enrekang -Petirnews.net/Maraknya peredaran uang seratus ribu rupiah palsu di Kabupaten Enrekang menjadi perhatian serius masyarakat. Berbagai laporan terkait uang palsu semakin banyak bermunculan, termasuk melalui video yang beredar di media sosial.
Dalam salah satu video yang viral, beberapa ibu-ibu menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima uang pecahan seratus ribu rupiah. Mereka bahkan menyarankan untuk sementara waktu menghindari transaksi dengan uang pecahan tersebut jika merasa ragu akan keasliannya.
“Kita harus lebih teliti. Kalau bisa, jangan dulu menerima uang seratus ribu rupiah saat bertransaksi jika tidak yakin keasliannya,” ujar salah satu ibu dalam video tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa ciri-ciri uang asli, seperti tekstur kertas, benang pengaman, hologram, dan tanda air. Jika menemukan uang yang mencurigakan, sebaiknya segera melapor ke pihak berwajib atau pihak terkait.
Pemerintah daerah dan pihak kepolisian diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk menyelidiki dan menangkap para pengedar uang palsu. Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai cara membedakan uang asli dan palsu juga sangat diperlukan.
Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat kepolisian menjadi kunci penting dalam memberantas peredaran uang palsu demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di Kabupaten Enrekang.(YudiEmas)



















