Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaKegiatanMakassar

Percetakan Sawah Baru Dan Optimalisasi Lahan Menjadi Skala Prioritas Dinas Pertanian Prov Sulsel

410
×

Percetakan Sawah Baru Dan Optimalisasi Lahan Menjadi Skala Prioritas Dinas Pertanian Prov Sulsel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Makassar-Petirnews.net/Dua  Program dinas pertanian Provinsi Sulsel yang telah di realisasikan untuk mendukung ketersediaan pangan nasional ,Opla (optimasi lahan) dan percetakan sawah baru “dimana kementrian pertanian tahun 2025 akan mewujudkan kedaulatan pangan salah satu upaya yang dapat di lakukan adalah dengan menerapkan kebijakan ekstensifikasi melalui perluasan sawah baru bekerjasama dengan TNI

target  nasional 3 juta hektar  tersebar di seluruh Indonesia yang di laksanakan secara bertahap  1 Juta hektar  untuk daerah papua sementara 2 juta hektar di bagi ke Provinsi lain nya  yang punya potensi percetakan sawah  Sulsel sendiri di upayakan seluas 30 ribu hektar dari 23 kabupaten/kota   saat ini  sekitar 5853 hektar data lahan nya sudah di input di dinas pertanian  8 kabupaten yang masuk permohonan nya yakni Sidrap,Luwu Timur,Luwu Utara,Wajo,Bone,Soppeng,Barru,namun tak menutup kemungkinan akan bertambah lagi,kami hanya menunggu Kabupaten mana lagi yang siap pembukaan lahan percetakan sawah baru “Ungkap Ir Mario Mega .MP Kabid Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Tanaman pangan dan Holtikultura Provinsi Sulsel saat di wawancarai di ruang kerjanya Jumat 13 Desember 2024 lalu ‘

Example 300x600

Dia mengatakan percetakan sawah baru tidak serta merta lansung di fungsikan ,itu bertahap di lakukan “nah ada beberapa syarat yang harus di penuhi lahan yang akan di jadikan sawah harus memiliki status kepemilikan yang jelas tidak pernah di jadikan sawah sebelum nya memiliki kemiringan kurang dari 8 persen ,sumber air nya cukup mengairi lahan,ada petani yang mengelolah lahan tersebut dalam hal petani penggarap,infrastruktur sarana dan prasarana yang memadai seperti jalan produksi dan jaringan irigasi,kelayakan agroklimat ,kelayakan tanah harus di perhatikan,kelayakan teknologi seperti  benih yang cocok untuk wilayah setempat ,ada system pengendalian hama,dan ketersediaan puppuk,kelayakan social dan ekonomi produksi yang di hasilkan harus sesuai dengan kebutuhan   kita berharap ada shering anggaran dari pusat,Provinsi dan kabupaten agar  program ini berjalan optimal “beber nya .

Lanjut di katakan  Optimasi lahan tahun 2024 telah terlaksana dengan baik sekitar 15 ribu hektar quota Sulsel  mulai Januari sampai Desember terealisasi termasuk  Bone dapat kemudian tahun 2025 rencana dari kementrian pertanian 27 ribu hektar sementara yang sudah masuk usulan nya melalui CPCL (calon petani calon lahan ) Soppeng,Pinrang dan Enrekang dimana Enrekang di 700 hektar potensi nya 2000 hektar ,Soppeng 1000 potensi nya 3000 hektar tak dapat di pungkri bahwa Opla di Sulsel potensi lahan nya 94 ribu hektar .

OPLA (optimasi lahan) merupakan program dari kementrian pertanian untuk meningkatkan hasil pertanian ,program ini bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman atau provitas tanaman pangan seperti padi melalui perbaikan penataan lahan dan tata air “dan hal ini dibantu oleh TNI imbuh nya (Ani Hasan )

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *