Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita DaerahBreaking NewsGowaInternasionalNasionalNewsPeristiwaSorotan

PT. PAESA PASINDO ENGINEERING Abaikan Kualitas Beton Dari Kebersihan.

2757
×

PT. PAESA PASINDO ENGINEERING Abaikan Kualitas Beton Dari Kebersihan.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Petirnews.net | Gowa. 03 Desember 2023. Dunia Kontruksi.

Tim SERGAP Lembaga Poros Rakyat Indonesia dapati pekerjaan Kontraktor dalam Proyek Pembangunan IPA Kap.500I/Detik.SPAM Regional Mamminasata Provinsi Sulawesi Selatan

Example 300x600

Yakni pekerjaan pengecoran bored pile cukup meragukan kualitasnya. dengan nilai anggaran projek keseluruhan cukup signifikan Rp. 153.121.244.078.67.

Tahap pertama proyek pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) dengan kapasitas 500 liter per detik (kap.500I/Detik.SPAM) di Regional Mamminasata, Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan proses pengerjaan kurang mengedepankan faktor kualitas mutu beton dan kualitas pekerjaan pondasi yang dilakukan oleh kontraktor PT. PAESA PASINDO ENGINEERING.

Tim SERGAP Lembaga Poros Rakyat Indonesia yang bertugas mengawasi proyek ini berhasil mengungkap praktek tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, karena melihat kondisi dan situasi pekerjaan yang belum siap di cor, tapi tetap di kerjakan.

PT. PAESA PASINDO ENGINEERING telah menggunakan material yang di ragukan tidak terjamin kebersihannya, spesifikasi beton juga apakah sudah ada hasil laboratorium layak mutu dan kualitas yang disepakati oleh Direksi.

Berharap tidak ada lagi kontraktor nakal yang mencoba melakukan spekulasi dan melakukan tindakan main main untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dengan menggunakan bahan yang lebih murah dan berkualitas rendah.

Tim SERGAP Lembaga Poros Rakyat Indonesia senantiasa memantau kegiatan kontraktor dan kami selalu melibatkan tenaga ahli di bidangnya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pembangunan proyek.

Dan menemukan beberapa bukti yang kuat tentang penyalahgunaan material yakni menadah matrrial alam dari tambang yang tidak mempunyai IUP

Menanggapi temuan tersebut, Ketua Umum Lembaga Poros Rakyat Indonesia, Jafar Zainuddin Daeng ngemba,menyatakan kekecewaannya terhadap PT. PAESA PASINDO ENGINEERING yang terbukti melakukan perbuatan curang dalam proyek ini.

Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan material dalam proyek pembangunan adalah pelanggaran undang undang Minerba sebagai PENADAH Material yang tidak Memiliki perijinan.

Ketua Umum Lembaga Poros Rakyat Indonesia, menekankan pentingnya pemeriksaan yang ketat dalam tahap awal pekerjaan kontraktor, serta pemantauan yang berkelanjutan selama proses pembangunan.

Kami mengajukan rekomendasi kepada pemerintah dan otoritas terkait agar meningkatkan pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur demi mencegah kecurangan dan penyalahgunaan material.

Sementara itu, PT. PAESA PASINDO ENGINEERING saat ini bijaknya mendapatkan perhatian khusus karena jika dari awal pekerjaan sudah tidak di perhitungkan nilai kualitas maka tahap berikutnya akan lebih fatal.

Kami berharap bahwa otoritas berwenang, lebih memperketat pengawasan, apalagi projek tersebut kegunaannya cukup di butuhkan oleh masyarakat Gowa dan sekitarnya.

Sedikit rawang karena pelaksana projek memberikan ultimatum bahwa jika ingin melihat kondisi lokasi dan perkembangan kegiatan wajib ada surat resmi dari Kejaksaan, sehingga hal ini seakan projek tersebut menjadi titipan pejabat.

Ketua Umum Lembaga Poros Rakyat Indonesia akan mencoba kroscek ke Kejaksaan atas ultimatum yang di keluarkan pihak PT. PAESA PASINDO ENGINEERING,

Sejak kapan pihak Kejaksaan menjadi pelindung Projek dan tidak memberikan kebebasan kepada rakyat untuk mengawal dan mengawasi kegiatan projek di mana saja berada.

Pemerintah daerah wajib mengawal projek Mamminasata dan menegaskan untuk bekerja sesuai dengan petunjuk kerja, jangan coba main main.

Kepada PT. PAESA PASINDO ENGINEERING sebaiknya bekerja yang profesional karena kami terkhusus yang ada di sekitar wilayah projek akan selalu memantau perkembangan projek tersebut.

Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Selatan berharap bahwa kecurangan dalam proyek-proyek pembangunan sebaiknya di hindari,

Kami tidak akan terima dan senantiasa mengawal hingga projek ini selesai dengan hasil yang sesuai Petunjuk kerja.( Kontrak).

Kecurangan bisa dicegah dan diatasi dengan tegas, agar pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ditetapkan dapat terwujud.
Tutup Ketua Umum Lembaga Poros Rakyat Indonesia

Sampai berita di publikasi pihak pelaksana projek tidak memberikan klarifikasi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *