JAKARTA — Muhammad Kadafi resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) untuk periode 2026–2031. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di Gedung Lemhannas RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan, mempererat persatuan dan kesatuan, serta membangun sinergi antargenerasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kepemimpinannya, Muhammad Kadafi berkomitmen menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan nasional, memperkuat semangat gotong royong, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan persatuan yang kokoh, penegakan hukum yang adil, pemerintahan yang berintegritas, serta pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Mendukung Pembangunan Nasional dan Agenda Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Muhammad Kadafi menyatakan bahwa upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan makmur membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta organisasi kebangsaan.
Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ia memandang pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk mendukung program pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Dukungan tersebut, menurutnya, perlu diwujudkan melalui partisipasi yang konstruktif, penguatan persatuan nasional, pengawasan yang bertanggung jawab, serta komitmen bersama untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan prinsip hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat luas.
Pemerintahan yang kuat tidak hanya ditopang oleh kebijakan pembangunan, tetapi juga oleh kepercayaan masyarakat, kepastian hukum, integritas penyelenggara negara, dan pemerataan kesejahteraan.
Karena itu, nilai-nilai kebangsaan perlu terus dihidupkan agar perbedaan pandangan politik, suku, agama, dan latar belakang sosial tidak menjadi penghalang bagi persatuan Indonesia.
Menjaga Persatuan, Memperkuat Keadilan, dan Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat
Muhammad Kadafi menegaskan bahwa semangat kebangsaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi slogan. Persatuan perlu dijaga melalui sikap saling menghormati, dialog yang sehat, serta penyelesaian perbedaan berdasarkan hukum dan prinsip keadilan.
Ia juga menekankan bahwa kedaulatan bangsa harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Kemajuan Indonesia harus dirasakan secara luas, baik melalui peningkatan kesejahteraan, kesempatan ekonomi, kualitas pendidikan, maupun akses terhadap keadilan.
Menurutnya, cita-cita Indonesia yang berdaulat dan makmur hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa bersedia bekerja sama, menjaga stabilitas nasional, serta mengedepankan kepentingan rakyat.
Komitmen Kepemimpinan Periode 2026–2031
Memasuki periode kepemimpinan 2026–2031, Muhammad Kadafi berkomitmen memperkuat peran Dewan Pengurus Lintas Angkatan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI sebagai wadah silaturahmi, kolaborasi, dan penguatan wawasan kebangsaan.
Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi ruang yang produktif bagi para alumni lintas angkatan untuk menyumbangkan pemikiran, pengalaman, dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Menurutnya, tantangan Indonesia ke depan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
Dengan semangat kebersamaan, organisasi diharapkan mampu memperkuat persaudaraan antargenerasi sekaligus mendorong lahirnya gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.
Berdaulat untuk Indonesia yang Adil, Makmur, dan Sejahtera
Menutup komitmennya, Muhammad Kadafi mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan maupun kepentingan sesaat.
Ia menegaskan bahwa perjuangan membangun Indonesia merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keteladanan, kejujuran, semangat gotong royong, dan keberanian untuk memperjuangkan keadilan.
“Persatuan dan kesatuan bangsa harus menjadi fondasi utama dalam membangun Indonesia. Kita ingin melihat Indonesia yang benar-benar berdaulat, hukum ditegakkan secara adil, pembangunan berjalan untuk kepentingan rakyat, dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” demikian semangat kebangsaan yang ingin dikedepankan dalam kepemimpinannya.
Melalui kepemimpinan periode 2026–2031, Muhammad Kadafi berharap nilai-nilai kebangsaan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat dan menjadi kekuatan bersama untuk mendukung pembangunan Indonesia yang berdaulat, berkeadilan, makmur, dan sejahtera.
Persatuan untuk Indonesia. Keadilan untuk seluruh rakyat. Kesejahteraan sebagai cita-cita bersama.Pungkasnya Muhammad Kadafi
















