Makassar-Petirnews.net/Partai Golongan Karya berlambang pohon beringin adalah partai politik yang berkuasa dari tahun 1971 hingga 1999 di bawah kepemimpinan presiden jendral besar TNI Suharto, kejayaan partai Golkar tak terlepas dari solidaritas kader nya dalam memenangkan konstelasi politik pada setiap penyelenggaraan pemilihan umum.
Partai golkar tetap mempertahankan partai nya menjadi partai pemenang pemilu memenuhi kursi legislatif pusat, provinsi dan kabupaten kota agar bisa mengusung kader nya ikut dalam pemilihan presiden kepala daerah gubernur, walikota dan bupati

Para peserta pendidikan politik yakni para kader, anggota Dewan, Fraksi, DPD II , pengurus partai Golkar se Sulsel ‘acara berjalan sukses dengan ‘tema Golkar Solid Indonesia Maju”
Rahman Pina ” menceritakan secara eksplisit sejarah Golkar yang pernah masuk di pemerintahan dan dia akui partai Golkar tidak pernah menjadi partai oposisi dia tetap ‘ solid menjalankan program kerja pemerintah pusat sampai ke daerah “dia pun menandaskan siapapun presiden Golkar menjadi penguat sebagai partai pendukung tetap memberi kontribusi pemikiran untuk mewujudkan visi misi Presiden Prabowo dan Gibran Rakabuming.
Pada lembaga Parlemen dalam hal ini legislatif fraksi Golkar menjalan kan fungsinya dengan baik, Golkar kita harapkan tetap solid dalam berkarya.’Ucap nya.
Usai Wakil Ketua DPRD Sulsel memberi materi, kini giliran Ketua Saksi Pemilu Partai Golkar Imran Eka Saputra yang juga sebagai Narasumber ‘dia menjelaskan kerja saksi dalam mengawal suara Partai Golkar di setiap TPS pada saat pelaksanaan pemilu di helat, nah kekecewaan yang Imran lontarkan bahwa formulir C1 tidak pernah di lihat, sampai selesai pesta demokrasi Pemilu, padahal disitulah bentuk transparansi nah kita berharap kedepan nya formulir C1 partai Golkar juga bisa kita kantongi,saksi dari partai Golkar di harapkan dari konstituen anggota partai agar suara Golkar bisa terpantau semaksimal mungkin” ungkap nya Imran juga menambahkan jika anggaran untuk saksi kalau bisa ada shering antara pusat dan daerah ‘tandas nya. ( Ani Hasan)



















