Makassar, Sulsel. 13 Juni 2025| Petirnews.net – Amarah warga Perumahan Mitra Berdikari, Kelurahan Bulurokeng, memuncak. Rencana pembangunan Pamsimas di Taman Terbuka Hijau (RTH) yang mereka rawat dengan susah payah, dianggap sebagai pengkhianatan. “Ini taman kami, hasil keringat dan kerja keras kami,” ujar Ibu Ani, salah satu warga.
“Tanpa sepengetahuan dan persetujuan kami, tiba-tiba ada rencana pembangunan Pasimas di sini. Ini sangat tidak adil!” RTH tersebut dulunya adalah lahan kumuh yang direvitalisasi oleh warga dengan bantuan Bapak Toni dan Bapak Firdaus. Kini, taman tersebut menjadi kebanggaan warga.
Mereka menuntut transparansi dan partisipasi dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan di lingkungan mereka.Rencana pembangunan fasilitas umum Pasimas di area Taman Terbuka Hijau (RTH) Perumahan Mitra Berdikari, menuai penolakan dari warga setempat.
Warga merasa pembangunan tersebut dilakukan tanpa melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan. RTH tersebut merupakan hasil revitalisasi lahan kumuh yang dilakukan oleh warga dengan bantuan Bapak Toni dan Bapak Firdaus.
Selaku inspirator dan inovator Mereka khawatir pembangunan Pamsimas akan merusak keindahan dan kenyamanan taman yang telah mereka bangun. Perwakilan warga telah menyampaikan keberatan mereka kepada pihak terkait dan berharap ada solusi yang mengakomodasi kepentingan semua pihak.
Sumber: hasil investigasi di lapangan DPD Makassar Lembaga Poros Rakyat Indonesia



















