Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita DaerahSorotan

Proyek Jembatan Jalan Tani di Desa Arabika: Analisa Harga Satuan Pekerjaan Menuai Pertanyaan

806
×

Proyek Jembatan Jalan Tani di Desa Arabika: Analisa Harga Satuan Pekerjaan Menuai Pertanyaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sinjai Barat-Petirnews.net/Sulawesi Selatan – Lembaga Poros Rakyat Indonesia soroti proyek pembangunan jembatan jalan tani di Dusun Kasuarang, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, menimbulkan pertanyaan terkait keekonomian proyek tersebut. Proyek yang dibiayai oleh Dana Desa (DDS) Tahun 2024 ini memiliki anggaran Rp 64.857.000,00 dan upah kerja Rp 14.630.000,00.

Detail Proyek:

Example 300x600

– Bidang: Pembangunan Desa
– Sub Kegiatan: Jembatan Jalan Tani Bissapajeng
– Lokasi: Dusun Kasuarang, Desa Arabika
– Volume: 5 M x 4 M x 4 M = 80 m³ (meter kubik)
– Upah Kerja: Rp. 14.630.000,00
– Anggaran: Rp. 64.857.000,00
– Pelaksana: TPK Desa Arabika
– Sumber Dana: Dana Desa (DDS)
– Tahun: 2024

Analisa Harga Satuan Pekerjaan:

Untuk menganalisis harga satuan pekerjaan, kita perlu menghitung volume pekerjaan:

– Volume Pekerjaan: 5 M x 4 M x 4 M = 80 m³ (meter kubik)

Selanjutnya, kita hitung harga satuan pekerjaan:

– Harga Satuan Pekerjaan: Rp. 64.857.000,00 / 80 m³ = Rp. 810.712,50 per m³

Pertimbangan:
Lembaga Poros Rakyat Indonesia menganggap perlu kajian kesesuaian Anggaran projek dengan kondisi alam sebuah wilayah kerja Desa, sehingga dalam penentuan harga menemukan transparansi punlik dan tidak terkesan ada mar up Anggara.

Harga satuan pekerjaan ini perlu dibandingkan dengan harga pasaran di wilayah Sinjai Barat untuk memastikan keakuratan dan kehematan anggaran. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam analisis harga satuan pekerjaan, antara lain:

– Jenis material yang digunakan: Material yang berkualitas tinggi umumnya memiliki harga yang lebih mahal.
– Teknik pengerjaan: Teknik pengerjaan yang lebih canggih dan efisien dapat mempengaruhi biaya pelaksanaan.
– Kondisi geografis dan aksesibilitas: Lokasi proyek yang sulit dijangkau akan menambah biaya transportasi dan logistik.
– Ketersediaan tenaga kerja: Kekurangan tenaga kerja di wilayah tersebut dapat meningkatkan biaya upah.

Pertanyaan:

– Apakah harga satuan pekerjaan Rp. 810.712,50 per m³ sudah sesuai dengan harga pasaran di Sinjai Barat?
– Apakah ada pertimbangan khusus dalam penentuan harga satuan ini?
– Apakah penggunaan dana desa telah transparan dan akuntabel?

Transparansi dan Akuntabilitas:

Penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek ini. Masyarakat berhak mengetahui detail penggunaan dana desa dan kualitas pekerjaan yang dilakukan. Informasi mengenai proyek ini harus dipublikasikan secara terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat.
Pemantauan dan Evaluasi:

Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek ini penting untuk memastikan ketepatan penggunaan dana dan kualitas pekerjaan.

Lembaga Poros Rakyat Indonesia atau lembaga swadaya masyarakat apapun lainnya dapat berperan dalam mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan proyek ini.

Pentingnya Pengawasan Publik:

Masyarakat diharapkan aktif dalam mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan di desa mereka, termasuk proyek pembangunan jembatan jalan tani di Dusun Kasuarang, Desa Arabika. Transparansi dan akuntabilitas merupakan kunci untuk memastikan dana desa digunakan secara tepat guna dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas untuk kesejahteraan masyarakat.

Tiem Kerja Independen.
Lembaga Poros Rakyat Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *