Gowa–Petirnews.net/Lembaga Poros Rakyat Indonesia kembali mendapati pembangunan jembatan UNIK di wilayah Kecamatan Barombong, tepatnya di kelurahan Lembang Parang sumber anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Gowa pada tahun anggaran 2023.
Dari hasil identifikasi Humas Lembaga Poros Rakyat Indonesia mendapati jembatan dalam kondisi semrawut, karena belum utuh terlihat seperti pekerjaan yang di Kelola oleh kontraktor PROFESIONA.
Dari lokasi terlihat bahwa jembatan yang dibangun tersebut terletak di wilayah yang tidak memiliki akses jalan penyambung ke wilayah tertentu, atau dikenal sebagai jalan buntu menuju wilayah persawahan, selain itu sisa pekerjaan berupa Bekisting masih menghiasi penampakan jembatan tersebut.
Hal ini menimbulkan pertanyaan atas skala prioritas untuk kebutuhan akan jembatan tersebut, terutama jika tidak ada akses jalan yang terhubung untuk kebutuhan kesejahteraan rakyat sekitarnya.
Ridwan Makkulau meminta Pihak Dinas PUPR Kabupaten Gowa elegan memberikan penjelasan yang memadai mengenai alasan dibangunnya jembatan tersebut, apakah sudah sesuai dengan Rencana Strategis (RENSTRA) PUPR Kabupaten Gowa.
Penjelasan ini penting untuk memahami tujuan sebenarnya dari pembangunan jembatan tersebut, mengingat keterbatasan anggaran yang sering menjadi faktor utama dalam proyek infrastruktur seperti ini.
Di tambahan bahwa penting bagi pihak terkait, terkhusus Konsultan perencana, untuk memahami dan mengkaji secara seksama kebutuhan infrastruktur seperti jembatan agar pembangunan dapat dilakukan secara efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat setempat.
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh pihak yang terlibat, tutup Humas Lembaga Poros Rakyat Indonesia.
Tiem Kerja Independen
Lembaga Poros Rakyat Indonesia.



















