Enrekang, 30 Desember 2024 – Petirnews.net/Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Enrekang memberikan bantuan biaya pengobatan kepada Aleyya Ananta Syira, seorang bayi perempuan berusia 1 tahun 6 bulan yang saat ini dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Masenrempulu Enrekang. Bayi tersebut lahir dengan kelainan bawaan langka, atresia ani, yaitu kondisi di mana saluran anus tidak terbentuk sempurna sejak lahir, yang memerlukan penanganan medis segera.
Aleyya, bayi asal Desa Tokkonan, Kabupaten Enrekang, dilarikan ke RS Masenrempulu akibat kesulitan buang air besar dan perut yang membesar. Pemeriksaan dokter memastikan adanya kelainan atresia ani, yang jika tidak segera ditangani, dapat memicu komplikasi serius.
Melihat kondisi tersebut, UPZ Kecamatan Enrekang bergerak cepat dengan memberikan santunan berupa bantuan biaya pengobatan dan perawatan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Syafar, S.Pd.I., Kepala KUA Kecamatan Enrekang yang juga bertindak sebagai Pengawas UPZ Kecamatan Enrekang.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keluarga yang sedang menghadapi ujian berat. Meski jumlahnya terbatas, kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga dan membantu proses pengobatan bayi ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah agar lebih banyak yang bisa terbantu,” ujar Syafar.
Helmi, orang tua Aleyya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya santunan ini. Doa kami, semoga anak kami segera sembuh dan semua pihak yang telah membantu mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT,” ungkapnya dengan penuh haru.
Bantuan dari UPZ Kecamatan Enrekang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap sesama, serta mendorong kesadaran akan pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam membantu mereka yang membutuhkan.(YudiEmas)



















