Gowa-Petirnews.net/Lembaga Poros Rakyat Indonesia soroti petugas UPPKB PALLANGGA,Dugaan kurangnya pemahaman etika pelayanan publik oleh petugas UPPKB Pallangga, yang terkesan arogan dan kurang bersahabat dalam menghadapi pengunjung, perlu menjadi perhatian serius.
Perilaku petugas UPPKB yang cenderung menyembunyikan sesuatu dan tidak ramah terhadap media dan lembaga independen yang merupakan mitra pemerintah, berpotensi merusak citra Kementerian Perhubungan.
Hal ini sangat disayangkan mengingat UPPKB Pallangga seharusnya menjadi contoh dan role model dalam memberikan pelayanan publik yang baik, transparan, dan profesional.
Lembaga Poros Rakyat Indonesia dapat mengambil beberapa langkah untuk menanggapi hal ini:-
Evaluasi Kinerja: Melakukan evaluasi kinerja UPPKB Pallangga, khususnya mengenai etika pelayanan publik dan keramahan terhadap pengunjung.
– Sosialisasi dan Edukasi: Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada petugas UPPKB tentang pentingnya etika pelayanan publik, transparansi, dan keramahan terhadap media dan lembaga independen.
– Komunikasi dengan Kementerian Perhubungan: Mengkomunikasikan temuan ini kepada Kementerian Perhubungan untuk meminta tindak lanjut dan perbaikan.
– Pembinaan: Jika diperlukan, memberikan pembinaan kepada petugas UPPKB Pallangga agar mereka memahami pentingnya etika pelayanan publik dan menjadi mitra yang baik bagi media dan lembaga independen.
Penting untuk diingat bahwa UPPKB Pallangga bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan publik yang prima dan menjaga kepercayaan publik.
Lembaga Poros Rakyat Indonesia diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawal dan memperjuangkan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang baik dan profesional.
Tiem Kerja Independen
Lembaga Poros Rakyat Indonesia



















