Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sorotan

Lembaga Poros Rakyat Indonesia Mengecam Kehadiran W Super Club di Kota Makassar

432
×

Lembaga Poros Rakyat Indonesia Mengecam Kehadiran W Super Club di Kota Makassar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Makassar – Petirnews.net/Lembaga Poros Rakyat Indonesia , yang merupakan lembaga organisasi masyarakat (ormas) Sulawesi Selatan, menyampaikan kecaman keras terhadap peresmian W Super Club yang baru saja dibuka di kawasan Ciputra Land Kota Makassar. Tempat hiburan malam tersebut oleh pengacara terkenal, Hotman Paris.

Pada acara peresmian W Super Club, Hotman Paris mengajak masyarakat untuk “berdansa sampai akhir zaman” dan mengungkapkan bahwa klub tersebut membutuhkan 1000 wanita yang siap bekerja di sana. Pernyataan ini memicu reaksi negatif dari berbagai elemen masyarakat, terutama dari Lembaga Poros Rakyat Indonesia yang menilai, bahwa keberadaan klub malam tersebut bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan moral masyarakat Sulawesi Selatan.

Example 300x600

Kecaman Dari Lembaga Poros Rakyat Indonesia menilai bahwa W Super Club dapat merusak tatanan sosial dan moral masyarakat lokal dan budaya yang ada di Sulawesi Selatan (Makassar)

Dalam pernyataan resminya, mereka menegaskan bahwa tempat hiburan malam seperti W Super Club tidak sesuai dengan budaya dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Makassar. Mereka juga menyayangkan sikap Hotman Paris yang dinilai tidak sensitif terhadap norma dan adat istiadat setempat.

“Kehadiran klub malam seperti W Super Club hanya akan membawa dampak negatif bagi generasi muda dan dapat memicu berbagai masalah sosial seperti pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Daeng Mattawang Sekretaris Umum Lembaga Poros Rakyat Indonesia Makassar.jumat, 31 Mei 2024

Kecaman dari Lembaga Poros Rakyat Indonesia mendapat dukungan luas dari masyarakat Sulawesi Selatan. Banyak warga Makassar yang merasa khawatir dengan dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kehadiran klub malam tersebut. Mereka menuntut pemerintah daerah untuk mengambil tindakan tegas terhadap W Super Club dan mempertimbangkan kembali izin operasional tempat hiburan tersebut.

“Makassar adalah kota yang kaya akan budaya dan tradisi religius. Kehadiran tempat hiburan malam seperti ini hanya akan merusak citra kota dan mengabaikan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur kami,” ujar Daeng Mattawang .

Respon Hotman Paris
Menanggapi kecaman yang dilontarkan oleh Aliansi Suku Makassar, Hotman Paris belum memberikan pernyataan resmi. Namun, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, ia menyatakan bahwa W Super Club bertujuan untuk memberikan alternatif hiburan bagi masyarakat kota Makassar dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Situasi ini menyoroti ketegangan antara modernisasi dan pelestarian budaya lokal di Kota Makassar. lembaga Poros Rakyat Indonesia dan warga setempat berharap pemerintah daerah dapat lebih bijaksana dalam mengeluarkan izin bagi tempat-tempat hiburan yang dapat berdampak negatif pada masyarakat. Mereka menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perkembangan kota dan pelestarian nilai-nilai budaya yang telah menjadi identitas Makassar selama berabad-abad.

Dengan semakin tingginya penolakan dari berbagai elemen masyarakat, nasib W Super Club di Kota Makassar kini berada di tangan pemerintah daerah yang diharapkan dapat mengambil keputusan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat luas.

Lembaga Poros Rakyat Indonesia

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *