Makassar, petirnews.net 11 Maret 2025 – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, difasilitasi oleh International Office, menggelar Sharing Session tentang Australia Awards Scholarship, sebuah program beasiswa bergengsi bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin melanjutkan studi Master (S2) dan Doktor (S3) di Australia. Acara yang berlangsung di Ruang Rektorat UIN Alauddin Makassar ini dibuka oleh sambutan dari Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, Prof. Dr. H. Muhammad Amri, Lc., M.Ag. Kegiatan ini memberikan wawasan mendalam bagi para peserta tentang berbagai aspek penting dalam memperoleh beasiswa internasional.
Acara ini menghadirkan Dr. Alex Stephens, Konsul dari Konsulat Jenderal Australia, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara rinci tentang tata cara pendaftaran, pilihan kampus, persyaratan, tahapan seleksi, serta manfaat dari Australia Awards Scholarship. Selain itu, sesi ini juga menghadirkan Faradiba Rahma Bachtiar, M.A., Ph.D., alumni RMIT University, Australia, yang berbagi pengalaman pribadinya dalam memperoleh beasiswa tersebut, termasuk strategi sukses menghadapi seleksi dan tes yang harus dilalui.
Selain membahas Australia Awards Scholarship, sesi ini juga menjelaskan secara umum mengenai program baru kerjasama pendidikan antara pemerintah Indonesia dan Australia, yaitu LPDP-AAS yang masih terbuka pendaftarannya hingga saat ini. Dengan adanya pemaparan ini, peserta mendapatkan gambaran lebih luas dalam memilih program beasiswa yang paling sesuai dengan rencana studi dan karier mereka di masa depan.
Salah satu peserta, Asril Darmawan, mengungkapkan antusiasmenya terhadap acara ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami yang bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri. Banyak wawasan baru yang saya dapatkan, mulai dari informasi kampus di Australia, prosedur pendaftaran, hingga strategi sukses menghadapi tes seleksi. Saya jadi semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri lebih baik agar bisa meraih beasiswa ini,” ujar Asril.
Acara ini mendapat respons positif dari mahasiswa dan akademisi UIN Alauddin Makassar. Dengan adanya sesi berbagi seperti ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa Indonesia yang mampu bersaing dan meraih kesempatan emas untuk menempuh pendidikan tinggi di Australia maupun negara lainnya.



















