Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Breaking News

Proyek Revitalisasi Taman Bermain TK Al Muhajirin Ditolak Pengurus Masjid: Kepentingan Siapa!

1182
×

Proyek Revitalisasi Taman Bermain TK Al Muhajirin Ditolak Pengurus Masjid: Kepentingan Siapa!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Petirnews.id | Gowa, Sulsel. Proyek Revitalisasi dan Pembangunan Sarana Bermain TK Al Muhajirin, yang seharusnya menjadi angin segar bagi anak-anak di lingkungan Masjid Jami Al-Muhajirin, justru menemui jalan buntu. Pengurus Masjid Jami Al-Muhajirin menolak usulan pengalihan fungsi lahan masjid untuk dijadikan taman bermain bagi anak-anak TK Al-Muhajirin yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Muhajirin. 15 September 2025.

Keputusan penolakan tersebut tertuang dalam Berita Acara Nomor 02/Al-MHJ/VIII/2025 yang ditandatangani oleh sejumlah pengurus inti Masjid Jami Al-Muhajirin, antara lain Drs. Latri Aras M.Pd (PLT Ketua), DR. Arwin S.Pd, M.Pd (Sekretaris), dan beberapa koordinator lainnya.

Example 300x600

Penolakan ini sontak menuai kekecewaan dari sejumlah jamaah yang menilai pengurus masjid telah mengabaikan kepentingan anak-anak dan lebih mementingkan ego kelompok.

“Muhklis Perwakilan Jamaah, Kami sangat kecewa dengan keputusan pengurus masjid ini. Mereka bilang masjid ini untuk kepentingan umat, tapi kenapa kepentingan anak-anak justru diabaikan?’

Jamaah berpendapat, program revitalisasi dan pembangunan sarana bermain TK Al Muhajirin seharusnya didukung penuh oleh pengurus masjid, karena kepentingan anak sesungguhnya mewakili kepentingan umat secara keseluruhan.

“Mukhlis Perwakilan Jamaah, “Pengurus masjid ini diangkat dan diberhentikan oleh jamaah. Seharusnya, mereka mendengarkan aspirasi jamaah, bukan malah bertindak seenaknya sendiri!’

Jamaah juga menilai, pembangunan sarana bermain TK Al Muhajirin akan memudahkan masyarakat untuk mengontrol anak-anak mereka dan menciptakan lingkungan yang positif bagi tumbuh kembang anak.

“Muhklis bahwa ‘Ini bukan soal bisnis, atau bagi bagi uang sumbangan tapi soal memudahkan masyarakat mengontrol anak-anak mereka. Dengan adanya taman bermain yang layak, anak-anak bisa bermain dan belajar dengan aman dan nyaman.’

Jamaah mempertanyakan hati nurani para pengurus masjid yang tega mengabaikan kepentingan anak-anak. Mereka menduga, ada kepentingan tersembunyi di balik penolakan proyek revitalisasi ini.

“Muhklis curiga, ada kepentingan pribadi atau kelompok yang lebih diutamakan daripada kepentingan anak-anak. Kami minta pengurus masjid ini memberikan penjelasan yang jujur dan transparan!’

Jamaah berharap agar pengurus Masjid Jami Al-Muhajirin bersedia membuka diri untuk berdialog dan mempertimbangkan kembali keputusan penolakan proyek revitalisasi sarana bermain TK Al Muhajirin. Tutur Muhlis

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengurus Masjid Jami Al-Muhajirin belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan proyek revitalisasi tersebut. Media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Tim media.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *