Makassar–Petirnews.net/ ‘Yayasan Andi Tanri Toalala Enrekang dengan LSM Bakka Matammunna Letta punya harapan besar kepada pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah daerah dalam melirik keberadaan cagar budaya dan situs sejarah yang ada di dua Kabupaten yakni Enrekang dan Pinrang .
Kegiatan Milad 1 tahun Yayasan Lacanno Petta Lampe Uttu Cakkuridie Wajo yang di gelar di Gedung MULO Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel Sabtu 8/9 Juni 2024 di hadiri para pelaku budayawan dan dinas pariwisata Sulsel menggelar dialog budaya dan pameran benda pusaka di apresiasi oleh pemerintah daerah
Salah satu pelaku budaya yang hadir dari yayasan Andi Tanri Toalala” puang Amiruddin Syafar ” bagian desainer nya yang ikut dalam acara tersebut kepada wartawan mengatakan
Yayasan kita ini sangat butuh perhatian. dari pemerintah daerah dimana beberapa makam leluhur raja-raja yang ada di Enrekang dan Pinrang perlu pemugaran dan makam tersebut sudah masuk dalam area benda-benda cagar budaya yang tidak terkelola dengan baik ‘dinas Pariwisata dan kebudayaan perlu menyikapi hal ini padahal itu merupakan situs sejarah .
Apalagi makam leluhur yang ada di belakang makam pahlawan di Enrekang perlu di perhatikan batu-batunya banyak yang rusak .”pungkas nya.
Lanjut dia katakan ada wacana ingin ketemu menteri pariwisata Sandiaga Uno dengan membawa permohonan proposal dikementrian Pariwisata agar kira nya cagar budaya dapat menjadi perhatian serius dari pusat .
begitu pula PJ Bupati Enrekang ingin ketemu Pak Mentri .
Termasuk makam leluhur yang ada di Letta dimana Letta adalah kampung tertua di Pinrang ada beberapa cagar budaya yang belum pernah tersentuh oleh pemerintah bahkan turunan nya sering mengunjungi makam leluhur tersebut ,inilah perlu yayasan pikirkan kedepan nya begitu juga rencana kita akan membangun rumah adat Saoraja rumah tuk ngumpul para turunan leluhur jika mereka datang bersiarah dan mesjid tertua yang berada diatas batu yaitu mesjid At’taqwa Al’Amin yang di perkirakan sudah berumur 441tahun berada di Tondo Bunga Letta dan kami juga meminta ada bimbingan dari dinas Pariwisata terkait hal ini ucap nya kepada awak media (Ani Hasan )



















